by

Bagaimana Cara Kerja Kantong Udara pada Mobil ? Begini Penjelasannya

-News, Tips-644 views

AutoBild.co.id – Kantong udara atau air bag tentunya sudah sering anda dengar dimana kantong udara adalah satu faktor keamanan yang dimiliki mobil selain seat belt dan sebagainya, dan sekarang kantong udara / air bag menjadi salah satu hal yang wajib bagi pabrikan mobil menyematkan kantong udara wajib untuk mobil modern atau keluaran baru dimana kantong udara menjadi esensial penggunaannya untuk keselamatan pengemudi dan penumpangnya. Berbeda dengan seat belt, kantong udara atau air bag ini berfugsi ketika ada ketika benturan dan otomatis mengembung saat terjadi kecelakaan. Lalu bagaimana prinsip kerjanya ?

Bagaimana Cara Kerja Kantong Udara pada Mobil

Tujuan penggunaan kantong udara di mobil adalah dimana jika akan atau terjadi kecelakaan, mobil yang sedang melaju dengan kecepatan normal atau cepat pastinya akan mengerem secara mendadak, yang mana pengereman mendadak dapat membuat orang didalam mobil secara tarikan rem akan membentur dasbor mobil, kaca dan setir mobil. Untuk itu dibuatlah kantong udara untuk menghindari dan meminimalisir kecelakaan fatal pada pengemudi dan penumpangnya dan akan semakin aman dengan penggunaan seat belt.

Kantong udara / air bag terdiri dari sensor eletronik, pompa untuk menghasilkan gas nitrogen, serta kantong udaranya itu sendiri. Sensor berfungsi sebagai pemberi sinyal untuk pompa hidrogen agar segera memompa gas ke kantong udara ketika terjadi benturan. Sensor kantong udara yang sangat vital terdiri dari sakelar dan sebuah gelinding, hal tersebut bekerja ketika terjadi benturan, penggelinding tersebut akan menggilinding ke arah sakelar dan memicu / mengirim sinyal ke pompa agar segera memompa, kemudia pemompa menyulut bahan kimia yang akan menghasilkan gas nitrogen dan akan masuk ke kantong udara melalui sebuah saringan, dan ketika gas nitrogen telah full didalam kantong udara, maka kantong udara nya pun keluar dan mengembang untuk melindungi penumpang dan pengemudi agar tidak terkena benturan, setelah itu kemudian kantong udara pun kembali mengempis dimana gas dibuang melalui dua lubang di belakang kantong udara.

Sekian penjelasan kami mengenai Cara Kerja Kantong Udara pada Mobil, semoga bermanfaat dan berguna. Yang perlu anda ingat adalah, walaupun mobil anda telah didukung dengan kantong udara / air bag, bukan berarti anda tidak perlu menggunakan safety belt atau sabuk pengaman. Lebih aman /safety tentu lebih bagus bukan ? Sebab anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di jalanan.

Comment

Berita Terbaru