by

Cara Memilih Mobil Bekas yang Jarang Dipakai

-Tips-3,930 views

AutoBild.co.id – Membeli mobil bekas sepertinya menjadi sebuah solusi dan alternatif bagi banyak orang untuk memiliki sebuah mobil tetapi dengan harga yang lebih murah, dimana mobil idaman dapat anda dapatkan tetapi dengan merogoh kocek yang lebih murah dibandingkan membeli mobil baru dengan merek dan tipe yang sama. Akan tetapi membeli mobil bekas tentunya memiliki banyak resiko dibandingkan membeli mobil baru langsung dari showroom dimana mobil baru dapat dipastikan tidak memiliki masalah apa pun jika dibandingkan dengan mobil bekas yang berisiko seperti mesin yang sudah rusak, bekas banjir, mobil yang sudah direnovasi ulang karena bekas kecelakaan dan masih banyak lagi lainnya.

Cara Memilih Mobil Bekas yang Jarang Dipakai

Namun ada satu hal yang penting anda cermati dalam membeli sebuah mobil bekas yakni apakah mobil bekas tersebut sering dipakai atau jarang digunakan, sebab dari hal tersebut, akan mencerminkan tingkat penggunaan mobil bekas tersebut. Seperti contoh sebuah mobil dengan tingkat penggunaan yang tinggi tentunya akan berdampak pada keawetan mesin, kaki-kaki mobil, medan yang dilalui, dan sebagainya yang akan mempengaruhi pergantian spare part. Penggunaan yang tinggi juga bisa juga merupakan bekas mobil rental, mobil yang sering keluar daerah dan masih banyak lagi lainnya.

BACA JUGA : Yang Terjadi Kalau Mobil Sering Nganggur

Untuk itu diperlukan kecermatan dan ketelitian dalam memilih mobil bekas yang jarang di pakai, dan jika anda beruntung anda dapat memiliki mobil bekas yang awet, sehat, dan hampir seperti baru karena penggunaan yang minim dan perawatan yang bagus. Adapun hal yang paling pertama yang dapat anda perhatikan sebelum membeli mobil bekas adalah odometer atau penunjuk jarak yang tersedia pada setiap dasbor mobil baik itu bentuk digital maupun masih analog. Dimana odometer merupakan rancangan dari pabrik sehingga tidak bisa dirubah oleh pemilik sebelumnya yang dapat menjadi acuan untuk melihat seberapa jauh mobil tersebut telah menempuh jarak dimana semakin kecil penunjuk jaraknya maka semakin bagus kondisi mobil yang dijual, walaupun tetap ada beberapa penjual mobil bekas yang berusaha mengakali odometer atau penunjuk jarak agar nilai jual lebih tinggi.

Selain odometer atau penunjuk jarak, ada hal lain yang dapat anda perhatikan yakni kondisi interior dimana jika kondisi interior yang banyak goresan dan kusam dapat menandakan mobil tersebut sering dipakai, walaupun hal tersebut tidak pasti sebab bisa juga katirena kebiasaan pemilik mobil dan bisa juga diakali dengan mengganti interior mobil menjadi baru ketika akan hendak dijual.

Terakhir, anda bisa memperhatikan setir, dimana pada mobil yang jarang digunakan maka permukaan stir pun akan lebih kasar dibandingkan mobil yang sering digunakan akan memiliki permukaan stir yang lebih licin.

Comment

Berita Terbaru